Thursday, January 4, 2007

Celetukan (23)

Cahaya sore di UIN Sunan kali jaga..

Oleh Ari Suciatno


Cahaya sore di UIN Sunan kali jaga..
Detik-detik terakhir.. Mungkin nanti? ingatkah itu!..
Dan kebodohan itu! dalam sebuah sejarah hidupku.. adalah saat aku meninggalkanmu.. Mungkin nanti? kau akan tau seberapa baiknya itu?!
Dan aku,.. biarkan jiwa dan roh cintaku terkikis oleh waktu yang menyayat-nyayat uluh hati dan pikiranku.. Demi kau dan kencantikan yang selalu ku simpan dalam dopetku.. Terima kasih atas segala waktu dan senyum manismu..
Ku tunggu sampai matiku.. Caci-makimu, dengan gumpalan kejengkelan, kebencian dan kekesalanmu..

maafkan aku..


Ari..

Celetukan (22)

Ketika Aku Bicara Cinta (1)

oleh Ari Sucianto


Cinta adalah bahasa keiklasan dalam ungkapan dan luapan rasa emosional, untuk memberikan sesuatu yang terbaik pada suatu yang dikagumi yang telah singgah dihati.. Sesuatu yang dikagumi itu! Bisa berupa benda, seseorang, negara, idiologi, golongan (dll yang sifatnya duniawi) dan Tuhan..! (Allah swt..) Cinta kepada Tuhanlah cinta yang semestinya terwujud dan harus ditinggikan diatas cinta kepada cinta selainNya.. “Kenapa Mesti demikian?!!... Karena Dialah Cinta di atas cinta yang sesungguhnya kita rasa... yang tak akan pernah hilang dan pergi meninggalkan kita sedikitpun... yang tak akan pernah berhenti memberikan ketenangan pada jiwa-jiwa yang telah terhanyut, terayu pada syair-syair CintaNya, yang lembut terurai turun menyusuri bumi... Syair-syair CintaNyalah yang akan menghijaukan daratan, membirukan launtan dan mengindahkan langit-langit tempat bersemanyamnya percikkan para bintang...

Duhai yang Maha Cinta...

Cintailah cintaku...

Panah cintaku pada cinta yang semestinya kepadaMu...

Duhai yang Maha Cinta...

Cintailah aku...

UntukMu Cintaku...

Ku syairkan hatiku...

I love you Allah...

I love You...

...

Ketika Aku Bicara Cinta (2)

Dariku, hambaMu... Si Penghianat Cinta.


Menjadi seperti apa? Yang diinginkan orang yang kita cintai, dengan landasan keiklasan.. akan jauh lebih baik ketibang menjadi pemuja dan perayu hatinya.. karena bahasa cinta adalah bahasa keiklasan untuk menjadi yang terbaik untuk orang yang kita cintai.. bukan bahasa keinginan untuk memiliki hatinya.. biarkanlah hatinya terbang mengikuti irama alam.. dan teruskanlah cinta pancarkan cahaya tuk terangi setiap pijak langkahnya.. secara wajar dan baik-baik saja..

Ketika Aku Bicara Cinta (3)

Ketika aku bicara cinta..

Seperti inilah adanya aku..

Merayumu hingga ke uluh hati..

Memanjakanmu, sampai kau mati..

Seperti inilah adanya aku..

Ketika aku bicara cinta..!

Dan, lalu..

Maafkan aku..

Aku merayumu, bukan karena aku, punya cinta padamu mati!

Tapi karena kau wanita..

Ada lembutnya hati!

Yang wajib! Kujaga!

Maafkan aku..

Ketika aku bicara cinta..

Kata-kataku menuwai luka baru untukmu..

Maafkan aku..

Aku bukan sandaran terbaikmu..

Hanyalah.. dan adalah Dia..!

Pencipta dan penjaga Cinta sejatimu..

Shubahanallah..

Maha suci Allah..

Bersandarlah kau padaNya..

Dzat Si Maha Cinta yang terpaling tinggi..

Maaf..

Bukan aku..

Yang mesti kau cinta mati!

Tapi Dia..! Dia..! Dan hanya Dia..!

Bagiku.. adanya aku..

Hanyalah sekedar sahabat penasehat hati..!

Sesudah itu..

Selamat tidur..

Selamat malam..

Celetukan (21)

Menurutku...

Ari Sucianto



Terdapat 7 orang yang mempengaruhui hidupmu:

1.Orang yang kamu tau: adalah orang yang pernah kamu lihat.

2.Orang yang kamu kenal: adalah orang yang pernah memperkenalkan dirinya kepadamu.

3.Orang yg akrab denganmu: adalah orang yang sering bertemu, bercanda, curhat, dan sering berjalan bersamamu.

4.Teman: adalah orang yang selalu siap hadir dalam susahmu dan paling bahagia saat kamu sehat, kuat dan berhasil atau sukses dalam suatu hal.

5.Sahabat: adalah orang yang rela mempertaruhkan nyawanya demi hidupmu.

6.Saudara: adalah orang yang mempunyai hubungan darah dgnmu.

7.Kekasih: adalah orang yang kamu pilih dalam urusan hati.

Oleh karena itu, di dalam dunia ini:

Tidak ada yang namanya teman itu iri atau dengki..

Tidak ada sahabat yang berhianat..

Dan jgn kaget jika ada saudara yang berbuat jahat..

Agar kamu ga sakit hati? Maka ajarkanlah kekasihmu tubuh menjadi sahabatmu..

How about you???

Celetukan (20)

Hari Esok, dan disuatu ketika?

Oleh Ari Suciatno


Hari esok..

Dan di suatu ketika..

Saat suara tak terdengar..

Saat mata terpejam..

Saat suasana sunyi gelap-gulita..

Saat diding liang lahat pisahakan dua dunia..

Hanya, apa yang kita perbuat, itu yang menemani..

Hari esok..

Dan disuatu ketika..

Nyayian penyesalan..

Hanya jeritan menambah derita..

Hanya apa? Hanya itu yang kita bisa..

Kenapa kita mesti menunggu?

Hari esok..

Dan disuatu ketika?..

Dengan terus menciptakan penyesalan-penyelasan, baru’

Yang menyakitkan diri kita sendiri?

Hari esok..

Dan disuatu ketika?

Mengikis waktu-waktu..

Berhari-hari.. makin mendekat!



Celetukan (19)

Surat Untuk Sahabat
Oleh Ari Sucianto

Gemericiknya waktu yang tertinggal.. Aku rindukan Sahabatku, nyayikan lagu-lagu Cinta.. Suara guitar, senyum manis dan canda-tawa.. Pecahkan cahaya bintang diruang depan.. Siapkan sologan atas nama Cinta.. Demokrasi hati mulai bicara.. Kau datang hampiri aku sepenuhnya..! “Hujan telah redah kawan..” katamu, yang dulu pernah ku sakiti..! Benar perinsipmu! Yang namanya sahabat tidak ada yang berhianat..! Tertulis untukmu yang dimana kini?... ( Puisi 3 hari sebelum kau pergi.. )